Nasional Surabaya Teknologi

Urung Naik AirAsia QZ8501, Cristianawati Menangis di Bandara

christianawati
Christianawati berbaju hijau batal naik AirAsia QZ8501/Dokumen keluarga

 

Surabaya – Cristianawati dan 9 anggota keluarganya urung naik pesawat AirAsia QZ8501. Dia dan keluarga besarnya ada miskomunikasi soal jadwal pesawat dengan pihak AirAsia.

“Jadi kami sudah arrange tiket pukul 07.30 WIB, untuk berangkat 28 Desember. Tapi ternyata AirAsia itu memajukan jadwal kami. Jadi pada 15 dan 26 Desember mereka menelepon kami, tapi tidak kami angkat,” jelas Cristianawati, saat berbincang, Minggu (28/12/2014).

Pagi pukul 05.30 WIB, mereka sekeluarga yang juga ada 3 anak kecil dan 2 bayi tiba di bandara. Tetapi ternyata mereka salah jadwal, dan tak tahu kalau seharunya naik pesawat QZ8501. Cristianawati dan sekeluarga masih yakin naik pesawat pukul 07.30.

“Kami sempat komplain soal jadwal ini ke AirAsia,” urai dia.

Saat komplain itu, akhirnya Cristianawati dan keluarganya diberi tiket pukul 12.45 WIB tujuan Surabaya-Jakarta-Singapura. Namun sekitar pukul 06.30 WIB, adiknya mendapat kabar pesawat QZ8501 lost contact

“Kami menangis mendengarnya di bandara. Kami bersyukur sekaligus bersedih kepada para penumpang. Doa kami panjatkan untuk teman-teman di pesawat, semoga segera ditemukan,” urai dia.

Cristianawati kemudian membatalkan semua acara liburan ke Singapura mulai dari tiket pesawat, booking hotel dan tempat wahana hiburan di Singapura.

“Kami sekarang berkumpul di rumah ibu,” tutur warga Surabaya ini.

Sumber: Detik.Com

Share This: