Teknologi

Pria Pencipta Bitcoin Sewa Pengacara

Satoshi NakamotoAwal Maret lalu, majalah Newsweek membuat berita menghebohkan tentang identitas dari “Satoshi Nakamoto”, pencipta mata uang virtual Bitcoin yang jati dirinya selama ini menjadi misteri.
Sang inventor disebut tak lain dan tak bukan sebagai seorang warga Amerika Serikat keturunan Jepang bernama sama, selengkapnya Dorian Prentice Satoshi Nakamoto yang hidup di California.
Berita tersebut keruan membuat hidup Nakamoto ibarat jungkir balik karena tiba-tiba menjadi sorotan dunia. Dia merasa tak nyaman dan telah menyuarakan bantahan melalui wawancara dengan sebuah media, bahwa ia bukanlah pencipta Bitcoin.
Tapi hal tersebut tak lantas membuat pemberitaan mengenai Nakamoto meredup. Gerah, Nakamoto akhirnya menyewa pengacara untuk mengeluarkan bantahan publik secara resmi, sebagaimana dilaporkan oleh Engadget
“Nama saya Dorian Satoshi Nakamoto. Saya adalah subyek dalam pemberitaan Newsweek soal Bitcoin. Saya menulis pernyataan ini untuk membersihkan nama saya,” tulis Nakamoto dalam bantahannya yang pertama kali dipublikasikan oleh Blogger Reuters, Felix Salmon.
“Saya tidak menciptakan, menemukan, ataupun mengerjakan Bitcoin. Saya membantah isi laporan Newsweek,” lanjut Nakamoto lagi.
Nakamoto juga menjelaskan latar belakangnya secara singkat di dalam bantahan tersebut.
Pria yang bermigrasi dari Jepang ketika berumur 10 tahun ini mengatakan dirinya pernah berprofesi sebagai pengambil jajak pendapat hingga guru pengganti sebelum berakhir di engineering dan programming, tapi sama sekali tak pernah bersentuhan dengan kriptografi ataupun mata uang alternatif.
Bukan tanpa alasan Nakamoto menempuh langkah ini. Dia merasa dirugikan oleh pemberitaan tersebut. Selain menimbulkan “stres dan kebingungan” di kalangan keluarganya, Nakamoto juga mengaku bisa mendapat kesulitan mencari kerja.
Padahal, dia sedang kesulitan uang sampai-sampai harus memutus sambungan internet ke rumahnya tahun lalu, di samping sedang berusaha memulihkan diri dari serangan kanker prostat dan stroke yang dialaminya.
Bantahan itu disebut Nakamoto sebagai pernyataan publiknya yang pertama dan terakhir. Belum jelas langkah apa lagi yang akan ditempuhnya terkait persoalan salah duga penemu Bitcoin ini.

Sumber: ENGADGET  to Kompas.Com
Editor: Wicak Hidayat

Share This:

Leave a Reply