Info Lingkungan Kebijakan Lingkungan Sosial Budaya

Pembetukan TIM POKJA ISFMP MUBA dinilai Hanya untuk Legitimasi kerja tim ahli dan Formalitas

Sumatera Selatan, Pembetukan TIM POKJA ISFMP (Integrated Sustainable Forest Management Plan) Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sebagai wujud komitmen Asia Pulp & Paper Group (APP) dalam melaksanakan Kebijakan Konservasi Hutan (Forest Conservation Policy/FCP) dengan para pihak untuk terlibat memantau langsung kegiatan APP. dinilai Hanya Legitimasi dan Formalitas Saja “kata Aprilino Direktur LSM Khatulistiwa Hijau di Sumatera Selatan.

Asia Pulp & Paper Group (APP) yang dinilai lebih mementingkan kepentingan Bisnis dibandingkan perlindungan ekosistem, padahal sejak 2013 lalu APP sudah menyatakan komitmennya untuk melakukan perbaikan tata kelola kehutanan diantaranya penghentian pembukaan hutan alam secara permanen di seluruh rantai pasokannya melalui peluncuran kebijakan Forest Conservation Policy (FCP).

Kelompok Kerja (POKJA) yang seharusnya merupakan multi stakeholder yang terdiri dari unsur pemerintah yaitu Dinas Kehutanan, BKSDA, Balai Taman Nasional Sembilang, perwakilan NGO dan Akademisi dalam hal ini Universitas Sriwijaya. ISFMP merupakan Rencana Pengelolaan Hutan Lestari yang Terintegrasi , yang akan mengatur tata cara pengelolaan dan pemeliharaan daerah konsesi pemasok Asia Pulp and Paper.

Secara Wilayah yang Seharusnya 5 Unit Management (UM) yaitu Perusahaan Perusahaan Pemasok Bahan Baku APP (Sinarmas Group) melintasi 2 kabupaten di provinsi sumatera selatan yaitu Tripupa Jaya (TPJ) ; Sumber Hijau Permai (SHP) ; Rimba Hutani Mas (RHM); Bumi Persada Permai I (BPP I); dan Bumi Persada Permai II (BPP II) temasuk dalam Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Musi Banyuasin, dengan total luasan lebih dari 200.000 hektar.

Pada pertemuan Semiloka yang dilaksanakan oleh APP pada bulan April 2015 kami telah mengusulkan ada penambahan komposisi anggota POKJA menyikapi APP hanya membatasi 8 – 12 orang saja, atas pertimbangan ada Unit Management (UM) terletak dan melintas di 2 Kabupaten, sehingga idealnya keterwakilan dapat terpenuhi, tetapi sampai pada akhir dengan tidak mengindahkan usulan kami tersebut secara sepihak telah menetukan sendiri personal-personal (perorangan) menjadi anggota TIM POKJA Tersebut, sehingga kami menilai pembentukan Kelompok Kerja ISFMP Musi Banyuasin tidak komunikatif dan Keputusan Sepihak, “tegas Aprilino”.

Kontak Person: Aprilino 0899-2224999 (aa.aprilino@gmail.com)

Share This: