Jakarta Nasional

Luapan Kemurkaan Ahok kepada BPK

Basuki Tjahaja Purnama
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Jakarta mendapat predikat wajar dengan pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyulut emosi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia menangkap kejanggalan dan meluapkan protes keras, seperti 6 ungkapan ini:

Kemarahan Ahok kepada BPK dipicu oleh predikat WDP yang diberikan BPK atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun 2014. Ahok mempertanyakan standarisasi audit BPK untuk seluruh daerah.

Ia heran Jakarta mendapat predikat WDP di era kepemimpinannya. Padahal dari segi layanan publik dan anggaran lebih baik. Namun ketika zaman  Fauzi Bowo, Jakarta selalu mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).

Selain itu, kata Ahok, banyak daerah yang mendapat predikat bagus tetapi kepala daerahnya masuk penjara. Ahok juga mengungkapkan keanehan BPK hanya menyerahkan satu bundel salinan laporan audit keuangan tahun 2014 kepada pimpinan DPRD DKI Jakarta. Sedangkan Ahok tidak mendapatkan laporan itu.

Bagi Ahok, predikat yang diberikan BPK itu tidak membuatnya takut. Ia bahkan menantang BPK untuk sekencang-kencangnya memeriksa keuangan di DKI Jakarta secara transparan, termasuk menantang pejabat BPK untuk buka-bukaan tentang harta kekayaan.

Share This: