Berita Hukum Istana Negara Korupsi Politik Presiden Wakil Presiden

Isi Laporan Sudirman Said ke MKD DPR, Ada Nama Reza Chalid

Jakarta – Dokumen laporan Menteri ESDM Sudirman Said ke MKD DPR terhadap dugaan pencatutan nama Presiden dan Wapres yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto bocor ke publik. Berikut isi laporan Sudirman:

Dalam foto dokumen yang bocor itu, ada tiga poin laporan Sudirman Said yang bisa terbaca. Pertama, Novanto mengajak seorang pengusaha beberapa kali memanggil dan melakukan pertemuan dengan Pimpinan PT Freeport Indonesia (PTFI). Kedua, Novanto meminta saham PTFI. Ketiga, Sudirman menerangkan data yang diterimanya berasal dari Pimpinan PTFI. Belum diketahui apakah ada poin lain yang ada di dokumen laporan itu.

Dokumen laporan itu bocor dan beredar di media sosial Facebook. Salah satu yang mengunggah dokumen laporan itu adalah akun Facebook Sigit Widodo. Sigit yang memasang profil picture meme “Mendoan Milik Kita Bersama” itu mengunggah foto dokumen laporan tersebut Selasa (17/11/2015) pukul 12.23 WIB siang tadi.

Wakil Ketua MKD DPR Junimart Girsang mengonfirmasi dokumen laporan itu memang sama dengan yang masuk ke MKD. Namun dia memastikan bocornya dokumen itu bukan dari MKD.

“Iya, itu kan sudah muncul di televisi itu. Mungkin itu dari Pak Sudirman, yang jelas itu bukan dari MKD, dari MKD nggak mungkin bocor lah,” ujar politikus PDIP ini.

Dalam laporan itu tertulis nama pengusaha Reza Chalid. Apakah ini yang disebut MKD DPR dan Sudirman sebagai pengusaha minyak terkenal? Belum ada yang membenarkan. Nama Reza Chalid itu pastinya ada di dokumen tersebut.

“Saya nggak bisa ngomong materi laporan,” ujar Junimart saat ditanya soal apakah Reza Chalid sosok pengusaha terkenal yang disebut ikut bersama Novanto bertemu pimpinan PT Freeport Indonesia.

surat laporan

Berikut isi surat laporan tersebut:

16 November 2015

Nomor: 9011/04/MEM/2015
Lampiran: 1 (satu)
Perihal: Laporan Tindakan Tidak Terpuji Sdr. Setya Novanto

Yang terhormat,
Pimpinan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Di Jakarta

Yang hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama: Sudirman Said
Tempat-tanggal lahir: Brebes, 16 April 1963
Jenis Kelamin: Laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Alamat Tempat Tinggal: Jl Brawijaya 8/30, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Pada hari ini, Senin tanggal 16 Nopember 2015, saya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, dengan ini menyampaikan laporan sebagai berikut:

1. Sdr. Setya Novanto (SN), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia nomor anggota A-300, Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II, Fraksi Partai Golkar, yang pada saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI, bersama dengan seorang pengusaha yang dikenal dengan nama M. Reza Chalid (MR) telah beberapa kali memanggil dan melakukan pertemuan dengan Pimpinan PT Freeport Indonesia (PTFI).

2. Pada pertemuan ketiga yang dilakukan pada hari Senin, tanggal 8 Juni 2015, antara jam 14.00 hingga 16.00 WIB, bertempat di suatu hotel di kawasan Pacific Place, SCBD, Jakarta Pusat, SN menjanjikan suatu cara penyelesaian tentang kelanjutan kontrak PTFI, dan meminta agar PTFI memberikan saham yang disebutnya akan diberikan kepada Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

SN tersebut juga meminta agar diberi saham suatu proyek listrik yang akan dibangun di TImika, dan meminta PTFI menjadi investor sekaligus off taker (pembeli) tenaga listrik yang dihasilkan dari proyek tersebut.

3. Keterangan di atas saya peroleh dari Pimpinan PTFI, karena sejak saya menjabat sebagai Menteri ESDM dan memulai proses negosiasi dengan PTFI, saya meminta kepada Pimpinan PTFI untuk melaporkan setiap interaksi dengan Pemangku Kepentingan Utama untuk menjaga agar keputusan apapun diambil secara transparan, mengutamakan kepentingan nasional, dan bebas dari campur tangan pihak-pihak yang akan mengambil keuntungan pribadi.

Share This: