Kebijakan Musirawas

Dua Tahun Usai Dibangun Pasar Belum Ditempati, Alasan Masalah Miskomunikasi

MUSIRAWAS– Meski bangunan pasar sudah selesai secara keseluruhan dibangun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Musi Rawas (Mura), namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda kegiatan ekomomi masyarakat di bangunan pasar tersebut, sehingga dinilai bangunan pasar tersebut belum berfungsi sebagaimana mestinya, Pasar B Srikaton yang terletak Kecamatan Tugu Mulyo sampai saat ini belum dimanfaatkan oleh para pedagang.

Pasalnya bangunan pasar yang menghabiskan anggaran Rp 2 miliar itu sepi pengunjung, dan para pedagang enggan menempati pasar tersebut lantaran diduga harga sewa yang ditetapkan oleh Disprindagsar Kabupaten Mura cukup tinggi, sehingga membuat para pedagang enggan pindah dan menempatinya.

Namun adanya dugaan pungutan besar bagi para pedagang yang hendak menyewa pasar itu, langsung di bantah oleh Kepala Disprindag Kabupaten Mura Nitho Mapilindo, Menurutnya pasar itu belum ditempati sampai saat ini disebabkan karena miskomunikasi.

“Mereka belum mau pindah, bukan karena masalah sewa yang tinggi, tapi karena kurang komunikasi saja, bahkan zaman kepala Dinas sebelumnya para pedagang sudah di bagikan nomor-nomor lapak,” ungkapnya saat diwawancara, Senin (6/3/2017)

Hanya saja apabila informasi itu benar, ada oknum yang sengaja bermain maka Disprindag akan langsung melakukan pengecekan, namun sejauh ini Disprindag percaya belum di tempatinya pasar yang selesai dibangun 2014 itu bukan karena masalah sewa yang tinggi.

“Untuk hal yang semacam itu tidak ada instruksi langsung dari kita, bahkan tarikan-tarikan untuk seluruh pasar sudah kita tentukan biayanya masing-masing,” ucapnya‎

Apalagi selama ini Disprindag selalu menerapkan sewa berjenjang.

Dia mencontohkan untuk menarik minat para pedagang ditahun pertama di terapkan sewa murah terlebih dahulu, setelah itu jika sudah ramai tahun-tahun berikutnya baru akan dinaikkan.

“Progresnya kedepan kita akan sosialisasi lagi kepada para pedagang melalui camat, rencananya juga kita akan memberikan imbauan langsung kepada para pedagang untuk menempati dan pindah ke pasar yang sudah kita bangun itu,” pungkasnya.

Share This: