Ekonomi

BI : Rp 5 triliun untuk memenuhi outflow

An employee of PT Bank Negara Indonesia Tbk. moves a pack of 100,000 Rupiah notes at the bank's head office in JakartaSiar Indonesia, PALEMBANG, Seiring masuknya bulan ramdhan dan lebaran, Bank indonesia memperkirakan adanya penikatan Kebutuhan uang (outflow) dibanding hari biasanya oleh sebab itu , Bank Indonesia (BI) Wilayah VII sudah melakukan atisipasi dengan menyiapkan uang pecahan sebesar Rp 5 triliun untuk memenuhi outflow di Sumatera Selatan.
Kepala Bank Indonesia Wilayah VII ,R Mirmansyah mengatakan, jelang ramadhan dan lebaran BI sudah siapkan uang pecahan sebanyak Rp 5 triliun. Dan ini akan disebar di semua kabupaten kota yang ada di Sumatera Selatan (Sumsel).
“Uang yang paling banyak disiapkan adalah pecahan Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 20.000. Pecahan uang Rp 50.000 dan Rp 100.000 biasanya untuk memenuhi kebutuhan pengisian anjungan tunai mandiri (ATM) yang juga akan meningkat pada Ramadan dan Lebaran nanti,” kata Mirmansyah, saat Presscon di gedung BI,
Dia menambahkan, untuk penukaran uang, BI juga melibatkan beberapa bank seperti Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Dengan begitu penukaran uang tidak menumpuk di satu tempat. Serta pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan perbankan lainnya yang memiliki mobil kas keliling, hal ini agar mempemudah pelayanan. Untuk penukaran direncanakan akan di buka dua minggu sebelum lebaran.
“BI akan mempersiapkan beberapa mobil yang akan ditempatkan pada tempat yang strategis seperti pasar maupun tempat-tempat yang memiliki keramaian,” katanya.
Dalam rangka clean money policy, BI menarik uang lusuh dari masyarakat untuk kemudian dimusnahkan dan mengedarkan uang layak edar di masyarakat. Hingga bulan Mei 2014, jumlah uang lusuh yang ditarik mengalami penurunan 7,73 persen dari tahun sebelumnya.
“Proporsi uang lusuh terhadap inflow hingga bulan Mei 2014! Sebesar 27 persen, menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan proporsi uang lusuh sebesar 36,05 persen terhadap inflow,” katanya.(JUA).

Share This: